Hai Pagi...
Kamu tak pernah dia kenal
meski burung yang sama berceloteh tentang maraknya kampanye
Asing semua yang dia rasakan
Sejuknya hampir sama
Tapi rasa tak kunjung kompromi
Hai Sore
Dia kernyitkan dahi untuk mengingat
Apakah benar-benar dia kenal Sore kemarin
Hangatnya tetap sama, dengan saputan sisa mentari sepanjang hari
Tidaklah Sore juga dia kenal
Gambar-gambar calon wakil rakyat yang lebih dikenal
Yang meneror tidak hanya ketika Sore menyapa
Hai Malam
Panas pengap menyelimutimu
Dia dengar lirih, Malam mengharap hujan
Bagaimana Malam bisa berdoa
Ketika suaranya tak lagi lantang
Diambil Jurkam yang tak kenal kasihan
Di tengah hari ketika Malam suntuk di jagad lain



0 komentar:
Posting Komentar