Selasa, 18 Agustus 2026

NOTULEN STUDI BANDING


Madrasah Muallimin Muallimat 6 Tahun Bahrul Ulum (MMA) ke Perguruan Islam Mathali'ul Falah (PIM) Kajen, Pati

A. Waktu dan Tempat

Hari : Senin

Tanggal : 21 Juni 2026

Pukul : 08.00 WIB

Tempat : Perguruan Islam Mathali'ul Falah (PIM), Kajen, Pati


B. Acara

Studi Banding Madrasah Muallimin Muallimat 6 Tahun Bahrul Ulum ke Perguruan Islam Mathali'ul Falah (PIM) dalam rangka memperdalam wawasan pengelolaan lembaga pendidikan, kurikulum, kesiswaan, hubungan dengan pesantren, keuangan, humas, dan pengembangan kelembagaan.


C. Jalannya Acara

1. Pembukaan

Acara dibuka oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan sambutan dari pihak PIM dan rombongan MMA.


2. Sambutan Pihak PIM

Disampaikan oleh Ust. Ahmad Ismail


Pokok-pokok sambutan:


Menyampaikan rasa syukur dan ucapan selamat datang kepada rombongan MMA.


PIM terdiri atas unit putra (banin) dan putri (banat) yang menempati gedung terpisah, mulai jenjang Diniyah Ula hingga Aliyah.


Pihak PIM menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penerimaan tamu. Direktur PIM berhalangan hadir karena menghadiri kegiatan Suroan.


Peserta dipersilakan menggali informasi lebih lanjut kepada Kepala Tata Usaha, Pembantu Direktur Bidang Kurikulum, serta Pembantu Direktur Bidang Humas dan Pengembangan Aset.


Jumlah peserta didik PIM sekitar 4.800 siswa.


Secara kelembagaan, PIM dan pesantren memiliki kewenangan masing-masing.


Pesantren yang dapat ditempati siswa PIM adalah pesantren yang mendukung dan selaras dengan kegiatan pendidikan PIM.


Hubungan dengan alumni dibangun secara setara, bukan hubungan atasan dan bawahan. Alumni adalah seluruh orang yang pernah belajar di PIM, meskipun hanya satu atau dua tahun.


Tidak terdapat program khusus yang secara langsung menyasar masyarakat umum.


Kurikulum PIM disusun secara mandiri oleh para masyayikh dan telah mengalami beberapa penyesuaian seiring perkembangan zaman.


Pengelolaan kegiatan kesiswaan menekankan kemandirian siswa. Berbagai kegiatan seperti perkemahan dikelola sepenuhnya oleh siswa, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaannya.


PIM menjaga independensi lembaga, meskipun tetap menjalin hubungan baik dengan pemerintah. Sebagai contoh, saat masa pandemi Covid-19, kegiatan pembelajaran tetap berlangsung dengan kebijakan internal lembaga.


3. Sambutan Rombongan MMA

Disampaikan oleh H. Abdulloh Rifan


Pokok-pokok sambutan:


Menyampaikan terima kasih kepada PIM atas kesediaan menerima kunjungan studi banding.


Tujuan kunjungan ini adalah untuk bertabarruk dan mengambil manfaat dari pengalaman PIM.


MMA dan PIM memiliki kedekatan historis dan nilai-nilai yang serupa sebagai lembaga pendidikan Islam.


Kunjungan ini juga bertujuan untuk memperoleh bahan refleksi dalam perencanaan pengembangan jangka panjang MMA.


Salah satu fokus utama yang ingin dipelajari adalah hubungan kelembagaan antara PIM dan pesantren.


Sebelum kegiatan ini, rombongan MMA telah melakukan komunikasi dengan pihak PMH sehingga memperoleh gambaran awal mengenai hubungan PIM dan pesantren.


MMA berharap dapat menemukan model pengelolaan yang dapat direplikasi, khususnya pada aspek kurikulum, kesiswaan, pengelolaan beberapa gedung pendidikan, dan sistem pembiayaan.


MMA juga ingin memahami pengelolaan data EMIS antara lembaga pendidikan dan pesantren yang selama ini menjadi isu sensitif.


Ingin mengetahui sistem pengelolaan hafalan, kenaikan kelas, dan kelulusan siswa.


Menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat hal yang kurang berkenan selama kunjungan.


4. Presentasi Profil dan Sistem Pengelolaan PIM

A. Bidang Kurikulum

Disampaikan profil umum PIM, sistem kurikulum, dan perkembangan kurikulum yang disusun secara mandiri oleh para masyayikh.


B. Bidang Kesiswaan

Disampaikan sistem pengelolaan kesiswaan yang menekankan pada kemandirian dan kepemimpinan siswa dalam menjalankan berbagai kegiatan.


C. Bidang Tata Usaha

Materi yang disampaikan meliputi:


Sistem keuangan dan pembayaran.


Struktur organisasi lembaga.


Sistem pengelolaan dan pemantauan keaktifan guru.


D. Bidang Humas dan Pengembangan Lembaga

Pokok-pokok yang disampaikan:


Kekuatan utama PIM terletak pada jaringan alumni.


Banyak alumni yang mendirikan dan mengelola lembaga pendidikan, namun tetap merekomendasikan PIM sebagai tempat belajar.


PIM aktif berkolaborasi dengan alumni, termasuk melakukan survei kualitas lembaga pendidikan milik alumni serta pendataan profesi alumni setelah lulus.


Setiap akhir bulan dilaksanakan kegiatan Mau'idlah Akhir Bulan sebagai sarana penguatan nilai dan budaya lembaga.


Komunikasi dengan pesantren dijaga secara intensif dan berkesinambungan.


Pada masa awal pembentukan Bidang Humas, PIM secara khusus mengundang para pengasuh pesantren untuk membangun komunikasi dan sinergi.


PIM merekomendasikan pesantren yang mendukung program pendidikan PIM.


Terdapat pesantren yang tidak dapat menjalin kerja sama dengan PIM karena adanya ketidaksesuaian kebijakan, maka PIM tidak merekomendasikan siswa PIM untuk mondok di pesantren tersebut.


Sebagian besar guru merupakan alumni PIM.


Dalam penyelenggaraan kegiatan besar PIM, pesantren memberikan dukungan dengan tidak menjadwalkan kegiatan yang berbenturan.


5. Diskusi dan Temuan Penting

Muncul gagasan untuk membangun dan mengonsolidasikan jaringan alumni khusus MMA di berbagai wilayah sebagai kekuatan pengembangan lembaga.


Dalam pembimbingan karya ilmiah tugas akhir, PIM menerapkan rasio 1 musyrif untuk 5 siswa.


Program tugas akhir ke depan di MMA, pada awalnya bisa diterapkan sebagai program pilihan bagi siswa tingkat akhir sebelum berkembang menjadi sistem yang lebih luas.


Hubungan yang harmonis antara lembaga pendidikan, alumni, dan pesantren menjadi salah satu faktor penting dalam penguatan dan keberlanjutan PIM.


Kemandirian siswa dalam mengelola kegiatan menjadi salah satu ciri khas sistem pendidikan PIM yang dapat menjadi bahan kajian untuk pengembangan di MMA.


D. Penutup

Kegiatan studi banding berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban. Rombongan MMA memperoleh banyak informasi dan pengalaman terkait pengelolaan lembaga pendidikan, hubungan dengan pesantren, penguatan alumni, sistem kurikulum, kesiswaan, keuangan, dan pengembangan kelembagaan yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan perencanaan Madrasah Muallimin Muallimat 6 Tahun Bahrul Ulum di masa mendatang.


Notulis,


Abdilla, Muslimin





0 komentar: